Sejarah Singkat Kota Gede

Bosan wisata dengan itu – itu saja ? coba saja anda berkunjung ke Kota Gede. Kota Gede terletak di Kota Jogjakarta ini merupakan saksi bisu dari Kerajaan Mataram Islam pada abad ke 16. Meskipun sedikit kuno tetapi suasana yang disuguhkan sangatlah khas karena itulah yang dicari oleh para wisatawan loka maupun domestik. Hambar sekali bila tidak mengunjungi Kota Gede jika anda berada di Kota Jogjakarta karena Kota Gede merupakan ikon tersendiri bagi Pemerintah Yogyakarta.

Banyak peninggalan yang terdapat di Kota Gede yang masih digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Suasana yang kuno menambah eksotisme tersendiri bila anda mengunjungi Kota Gede karena suasana tersebut membuat anda betah dan tidak ingin cepat pulang. Di Kota Gede anda akan disuguhkan dengan peninggalan Kerajaan Mataram seperti Pasar Gede, Pasar ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Mataram Islam yang berfunsi sebagai tempat jual beli. Meskipun telah mengalami renovasiakan tetapi tidak mengubah bentuk asli dari pasar tersebut sehingga masih ada nuansa pasar tradisional jaman dahulu.

Mulailah perjalanan anda dari pasar ini. Pasar akan tampak ramai pada penanggalan jawa yaitu Legi, anda melihat akan ramainya pasar ini karena tumpah ruah semua pembeli dan penjual.

  1. Makam pendiri Kerajaan
    100 meter dari arah Pasar Kota Gede anda akan menemukan makam pendiri kerajaan. Kompleks makam ini dikelilingi oleh tembok tinggi dan kokoh. Gaya arsiktektur Hindu dan gapura yang memilki pintu yang terbuat dari akyu tebal dengan hiasan – hiasan menjadikan keindahan tersendiri. Makam ini dijaga ketat 24 jam. Pengunjung hanya boleh ke makam pada hari senin, kamis, jumat dan minggu pada pukul 08.00 -16.00. Ada aturan tersendiri yaitu pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan emas dan tidak memotret
  2. Masjid Kota Gede
    Merupakan masjid tertua di Yogyakarta dan saksi sejarah juga
  3. Ada juga rumah tradisional, kedhaton serta reruntuhan benteng.
    Anda dapat mengunjungi tempat tersebut, akan tetapi ingat anda harus menaati aturan yang ada. Selama ini tidak ada penarikan biaya bisa kemungkinan ada penarikan biaya. Selamat berlibur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *